Rabu, 22 April 2026

Masa Lalu dan Masa Depan

Saya tidak selalu terpaku pada masa lalu, dan juga tidak senantiasa berfokus pada masa depan, karena keduanya memiliki keterkaitan yang erat.

Apabila seseorang terlalu berorientasi pada masa depan, ia berpotensi melupakan masa lalu. Akibatnya, kenangan akan perjuangan bersama, termasuk rekan-rekan yang dahulu memberikan semangat di saat sedih, sulit, dan penuh tantangan, dapat memudar bahkan terlupakan.

Sebaliknya, apabila seseorang hanya terpaku pada masa lalu tanpa memandang masa depan, ia tidak akan memiliki gambaran yang jelas mengenai arah kehidupan yang akan dijalani. Hal ini dapat menyebabkan ketidakpastian dalam menghadapi apa yang akan terjadi di masa mendatang.

Kamis, 16 Januari 2025

Senja di Sudut Malam

Senja menggantung di sudut kelam, sinarnya redup, seolah malu menyentuh gelap yang merajai. Langit, yang dulunya biru cerah, kini merona tembaga, perlahan tersapu oleh bayang malam. Dalam keheningan itu, waktu terasa membeku, menyisakan perasaan hampa yang bergulir lambat. Cahaya terakhir melarikan diri, meninggalkan sudut-sudut yang semakin suram, di mana bisik angin dan bayangan bersekutu menciptakan puisi kelam yang tak berakhir.

Bahu yang Menopang Dunia: Untuk Ibu yang Luar Biasa

Jika ada orang yang paling mengerti arti ketangguhan sejati, itu adalah Ibuku. Melihat bagaimana beliau melangkah dalam hidup—menghadapi ...