Apabila seseorang terlalu berorientasi pada masa depan, ia berpotensi melupakan masa lalu. Akibatnya, kenangan akan perjuangan bersama, termasuk rekan-rekan yang dahulu memberikan semangat di saat sedih, sulit, dan penuh tantangan, dapat memudar bahkan terlupakan.
Sebaliknya, apabila seseorang hanya terpaku pada masa lalu tanpa memandang masa depan, ia tidak akan memiliki gambaran yang jelas mengenai arah kehidupan yang akan dijalani. Hal ini dapat menyebabkan ketidakpastian dalam menghadapi apa yang akan terjadi di masa mendatang.